Ada hari ketika aku capek tapi tidak tahu harus berhenti di mana. Maka aku diam sebentar, menarik napas, meyakinkan diri: lelah boleh, menyerah jangan. Aku bertahan bukan karena kuat, tapi […]
Category: Puisi
Ketika Bertahan Menjadi Iman
Di jeda yang sunyi, manusia belajar pulang dari gaduh dunia yang gemar menuntut kuat tanpa memberi makna. Lelah tak lagi dipersoalkan sebabnya, ia diterima sebagai isyarat bahwa jiwa pun berhak […]
“CSSMoRA: Rumah Tempat Aku Bertumbuh”
aku belajar berjalan tanpa tergesa, di ruang bernama CSSMoRA. di sini, tak ada tuntutan untuk segera jadi hebat, hanya ajakan untuk terus bergerak dengan tujuan. aku belajar pelan dalam obrolan […]
Pelan Menjadi Arah
Kami belajar pelan bukan karena ragu melangkah tetapi karena ingin benar-benar sampai pada makna yang tidak bisa dikejar. Di CSSMoRA, belajar adalah perjalanan, ia dimulai dari mendengar lalu memahami hingga […]
Suara Hatiku Untukmu, Ibu
Ibu… Saat aku terjatuh dan luka menganga, engkau yang pertama meneteskan air mata. Padahal bukan tubuhmu yang tersakiti, tapi hatimu yang retak berkeping-keping sunyi, sepi, sendiri. Ibu… Aku tahu, […]
Suara Hati Ibu Untukmu, Anakku
Anakku… Kau adalah nyawa yang dulu kutitipkan pada langit, lalu kuterima dengan tangis dan peluk yang gemetar sejak itu, tak ada lagi aku, yang ada hanya kamu… segala tentangmu. […]
MERANTAU: LANGKAH YANG MENYISAKAN RINDU
Merantau bukan sekedar pergi jauh dari rumah. Tetapi adalah sebuah perjalanan dan pengalaman menaklukan dunia dengan bekal doa dari orang tua. Ia adalah sebuah luka yang disembunyikan di balik senyum […]
Ayah Yang Tak Pernah Menangis
Ayah, aku masih mengingat punggungmu yang selalu pergi sebelum matahari naik, dan pulang saat dunia sudah mulai tidur. Tak ada peluk di pagi hari, tak ada dongeng sebelum tidur. Hanya […]
Belajar Melepas, Bukan Mengabaikan….
Tak semua air mata perlu alasan untuk jatuh Tak semua air mata perlu kau jemput dengan jemarimu Ada hal yg datang hanya untuk lewat Peran kita bukan memaksa, hanya menyambut […]
Secercah Cahaya
Jalan berliku tanpa tujuan, langkah-langkah gontai menapak keraguan, secercah harapan membalut hati yang sendu, bagai kompas patah, enggan menunjuk arah waktu. Sunyi membungkam dalam riuh dunia, saat raga dipenuhi bising […]