AKU MASIH JALAN

Ada hari ketika aku capek
tapi tidak tahu harus berhenti di mana.
Maka aku diam sebentar,
menarik napas,
meyakinkan diri:
lelah boleh, menyerah jangan.

Aku bertahan bukan karena kuat,
tapi karena ada manusia.
Mereka yang tidak banyak bicara,
namun kehadirannya
membuatku ingin bangun lagi besok pagi.

Aku belajar pelan,
sering tertinggal,
kadang merasa tidak cukup pintar.
Tapi aku tahu ke mana aku mau pergi,
dan itu lebih penting
daripada sampai paling cepat.

Pernah aku hampir menyerah,
di saat semuanya terasa sendirian.
Namun perlahan aku belajar:
menjaga diri sendiri
juga termasuk bentuk keberanian.

Sekarang aku berjalan
dengan nilai sebagai pegangan.
Bukan untuk jadi sempurna,
cukup agar aku tidak kehilangan arah
di tengah dunia
yang sering memaksa kita kuat
tanpa jeda.

Aku masih jalan.
Pelan.
Tapi tetap.

 

Share the Post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *