Puisi

Suara Hatiku Untukmu, Ibu

Ibu… Saat aku terjatuh dan luka menganga, engkau yang pertama meneteskan air mata. Padahal bukan tubuhmu yang tersakiti, tapi hatimu yang retak berkeping-keping sunyi, sepi,

Puisi

Suara Hati Ibu Untukmu, Anakku

Anakku… Kau adalah nyawa yang dulu kutitipkan pada langit, lalu kuterima dengan tangis dan peluk yang gemetar sejak itu, tak ada lagi aku, yang ada

Puisi

MERANTAU: LANGKAH YANG MENYISAKAN RINDU

Merantau bukan sekedar pergi jauh dari rumah. Tetapi adalah sebuah perjalanan dan pengalaman menaklukan dunia dengan bekal doa dari orang tua. Ia adalah sebuah luka

Puisi

Ayah Yang Tak Pernah Menangis

Ayah, aku masih mengingat punggungmu yang selalu pergi sebelum matahari naik, dan pulang saat dunia sudah mulai tidur. Tak ada peluk di pagi hari, tak

Karangan Bebas

“Di Balik Tenangnya Ia”

Dari luar, ia tampak seperti samudra yang damai. Tidak ada riak, tidak ada badai. Senyumnya tenang, suaranya lembut, langkahnya mantap. Ia adalah tempat banyak orang