Bogor, 14 Juli 2026 – Dalam upaya memperluas jejaring kelembagaan sekaligus memperkuat peran organisasi, Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) melaksanakan rangkaian Program Silaturahmi Tokoh ke berbagai instansi dan lembaga strategis. Kegiatan yang berlangsung sejak Februari hingga Juni 2026 tersebut bertujuan membangun komunikasi, menjalin kemitraan, serta memperoleh berbagai masukan yang dapat mendukung pengembangan organisasi dan penguatan program pengabdian kepada masyarakat.
Silaturahmi Tokoh merupakan program yang dirancang sebagai ruang dialog antara pengurus CSSMoRA UNUSIA dengan tokoh, lembaga, maupun instansi yang memiliki peran penting dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, CSSMoRA UNUSIA tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga berupaya menyerap berbagai pengalaman, gagasan, dan rekomendasi yang dapat menjadi bekal dalam merancang program-program organisasi yang lebih berdampak dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali pada 5 Februari 2026 melalui kunjungan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor. Dalam kunjungan tersebut, rombongan CSSMoRA UNUSIA disambut hangat oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bogor. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban sekaligus menjadi forum diskusi mengenai pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya mahasantri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Salah satu pembahasan utama dalam silaturahmi tersebut adalah mengenai pemberdayaan santri sebagai generasi muda yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, mahasantri didorong untuk tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, pengurus CSSMoRA UNUSIA memperoleh berbagai arahan mengenai pentingnya membangun karakter kepemimpinan, menjaga integritas sebagai mahasiswa penerima beasiswa Kementerian Agama, serta terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kementerian Agama Kabupaten Bogor juga memberikan masukan terkait pentingnya memperluas jejaring dengan berbagai instansi dan lembaga sebagai langkah strategis dalam mengembangkan program organisasi. Arahan tersebut menjadi bekal berharga bagi Departemen P3M dalam merancang berbagai program yang lebih inovatif serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Berbagai masukan yang diperoleh dari Kementerian Agama Kabupaten Bogor menjadi fondasi awal dalam memperkuat arah pengembangan organisasi. Berangkat dari semangat tersebut, Departemen P3M kemudian melanjutkan rangkaian Program Silaturahmi Tokoh pada 21 Mei 2026 melalui kunjungan ke Pemerintah Desa Pondok Udik sebagai upaya untuk memahami kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan CSSMoRA UNUSIA memperkenalkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) serta Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) sebagai organisasi yang mewadahi para penerima beasiswa tersebut. Dijelaskan bahwa CSSMoRA tidak hanya menjadi wadah pengembangan kapasitas akademik dan kepemimpinan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat.
Memasuki sesi dialog, Departemen P3M bersama perwakilan CSSMoRA UNUSIA menyampaikan ketertarikannya untuk mengenal lebih jauh kondisi sosial masyarakat Desa Pondok Udik, khususnya berkaitan dengan potensi kegiatan pengabdian masyarakat. Dari diskusi yang berlangsung, pemerintah desa menyampaikan bahwa isu lingkungan menjadi salah satu perhatian yang cukup penting di wilayah tersebut. Selain itu, pemerintah desa juga memberikan gambaran mengenai kondisi masyarakat serta sejumlah bidang pengabdian yang dinilai relevan dengan kebutuhan desa saat ini.
Melalui pertemuan tersebut, CSSMoRA UNUSIA memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program pengabdian yang lebih tepat sasaran. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi pijakan bagi Departemen P3M untuk mencari mitra yang memiliki kompetensi dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan program yang berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari upaya tersebut, pada 8 Juni 2026 Departemen P3M CSSMoRA UNUSIA melanjutkan rangkaian Silaturahmi Tokoh melalui kunjungan kelembagaan ke UI Halal Center. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi yang relevan dengan bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan CSSMoRA UNUSIA disambut hangat oleh pihak UI Halal Center. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai peluang pengembangan program, khususnya mengenai penguatan kapasitas mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekosistem halal di Indonesia melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu hasil penting dari silaturahmi ini adalah terbukanya kesempatan bagi pengurus CSSMoRA UNUSIA untuk mengikuti Pelatihan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Pelatihan tersebut mempersiapkan peserta agar memiliki kompetensi sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh Sertifikasi Halal.
Bagi Departemen P3M, peluang tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan untuk mengembangkan bentuk pengabdian masyarakat yang lebih variatif. Melalui program pendampingan sertifikasi halal, mahasantri tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam mendampingi UMKM serta mendukung peningkatan daya saing produk masyarakat. Kehadiran program tersebut membuka ruang baru bagi organisasi untuk berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan ekosistem halal.
Setelah menjalin komunikasi dengan instansi pemerintah, pemerintah desa, dan lembaga yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat, Departemen P3M kemudian menutup rangkaian Program Silaturahmi Tokoh melalui audiensi bersama Civitas Akademika Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) pada 25 Juni 2026.
Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun ruang dialog mengenai pengembangan organisasi, peningkatan prestasi mahasiswa, serta peran strategis santri di lingkungan perguruan tinggi. Dalam kesempatan itu, perwakilan CSSMoRA UNUSIA melaporkan berbagai capaian prestasi yang diraih oleh anggota CSSMoRA UNUSIA, baik dalam bidang akademik, kepemimpinan, organisasi, maupun kompetisi tingkat nasional dan internasional.
Salah satu capaian yang turut dipaparkan ialah keberhasilan mahasiswa UNUSIA meraih penghargaan Best Group pada ajang International Youth Connection (IYC) Malaysia–Singapore 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa penerima PBSB mampu bersaing sekaligus membawa nama baik kampus pada tingkat internasional.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan CSSMoRA UNUSIA juga menyampaikan undangan kepada jajaran rektorat dan dekanat untuk menghadiri Seminar Nasional MoraInspiration sebagai bagian dari rangkaian penutupan program kerja CSSMoRA UNUSIA. Dalam pelaksanaannya, Dekan Fakultas Islam Nusantara, Dr. Ahmad Suadi, M.Hum., berkenan hadir sekaligus memberikan sambutan dan membuka kegiatan tersebut secara resmi.
Selain memberikan apresiasi atas berbagai capaian mahasiswa, Civitas Akademika UNUSIA juga menyampaikan harapan agar anggota CSSMoRA terus mengambil peran dalam membimbing dan mengkader mahasiswa penerima PBSB lainnya. Di samping itu, pihak kampus mendorong CSSMoRA untuk memperdalam kajian mengenai Undang-Undang Pesantren sebagai bagian dari penguatan wawasan dan kontribusi intelektual mahasiswa santri terhadap perkembangan pendidikan pesantren di Indonesia.
Melalui audiensi tersebut, CSSMoRA UNUSIA memperoleh berbagai arahan, dukungan, dan masukan yang menjadi bekal dalam mengembangkan program pembinaan, pengabdian masyarakat, serta peningkatan kapasitas mahasiswa pada masa mendatang.
Secara keseluruhan, rangkaian Program Silaturahmi Tokoh yang dilaksanakan Departemen P3M CSSMoRA UNUSIA sepanjang tahun 2026 tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya wawasan organisasi mengenai kepemimpinan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan jejaring, serta penguatan kapasitas mahasantri. Mulai dari Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Pemerintah Desa Pondok Udik, UI Halal Center, hingga Civitas Akademika UNUSIA, setiap kunjungan menghadirkan pengalaman, arahan, dan peluang kolaborasi yang saling melengkapi.
Berbekal hasil dari seluruh rangkaian tersebut, Departemen P3M CSSMoRA UNUSIA berkomitmen untuk menjadikan Silaturahmi Tokoh bukan sekadar agenda kunjungan kelembagaan, melainkan sebagai langkah strategis dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan. Melalui penguatan jejaring dan kolaborasi, organisasi diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih relevan, inovatif, dan berdampak nyata bagi kampus, pesantren, serta masyarakat luas
