Selayang Pandang CSSMoRA UNUSIA
Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UNUSIA lahir sebagai wadah bagi santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Perjalanan organisasi ini dimulai dengan langkah-langkah penuh harapan serta mengukir banyak kisah penuh perjuangan. Bermula pada 18 Agustus 2021, ketika Surat Keputusan (SK) Awardee PBSB UNUSIA resmi diterbitkan. Langkah pertamanya ditandai dengan keikutsertaan dalam kegiatan Nasional “Pembinaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama di Hotel Santika Premiere, Bekasi, pada 25 September 2021. Dalam momen tersebut, R. Riski Dwi Koestanto atau akrab disapa Aden ditunjuk sebagai Koordinator CSSMoRA UNUSIA oleh Dani Taufiqurrahman, Ketua Umum CSSMoRA Nasional periode 2021-2022, namun belum diresmikan secara administratif. Meski kepengurusan belum terbentuk, momentum kehadiran dalam kegiatan nasional terus berlanjut. Salah satunya peringatan Harlah CSSMoRA ke-14 tahun 2021, yang diwakili oleh Hasan dan Ratna hingga Temu Regional (TEMREG) tahun 2022 di Puncak Bogor. Barulah pada 27 Februari 2022, CSSMoRA UNUSIA mendapatkan identitas visualnya dengan ditetapkannya logo resmi hasil kesepakatan seluruh anggota. Logo tersebut dirancang oleh Muhammad Syahrul Hasan atas permintaan CSSMoRA Nasional dan kemudian ditetapkan dalam SK logo Perguruan Tinggi. Maka sejak saat itu, tanggal 27 Februari 2022 ditetapkan juga sebagai hari lahir CSSMoRA UNUSIA.
Lalu pada 20 Agustus 2022, di penghujung masa kepengurusan nasional periode 2021-2022, Aden resmi dilantik sebagai Ketua Umum CSSMoRA UNUSIA oleh Delvi Ramadayani, Ketua satu CSSMoRA Nasional kala itu. Pelantikan ini dilakukan secara Daring. Tak lama setelahnya, Aden menghadiri Musyawarah Nasional ke-XIII di Semarang pada 26-28 Agustus 2022, sebagai representasi resmi CSSMoRA UNUSIA. Pada awal kepengurusan, struktur organisasi CSSMoRA UNUSIA masih sederhana, terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta Divisi Internal dan Eksternal. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan dinamika organisasi yang masih dalam tahap adaptasi menjadi tantangan tersendiri. Meskipun demikian, jiwa kekeluargaan dan solidaritas tumbuh menguat pada periode pertama. Sebagaimana perintis pada umumnya, harus bisa bahu membahu dan saling tolong menolong meringankan tugas antar departemen. Karena hal tersebutlah, kekeluargaan dan solidaritas terhadap setiap departemen dan anggota terbangun serta bisa lebih mengenal dan memahami karakter masing-masing.
Seiring berjalannya waktu, CSSMoRA UNUSIA semakin berkembang. Struktur organisasi diperbaiki, dan ruang bagi kreativitas semakin terbuka lebar. Ide-ide segar yang sebelumnya tak terbayangkan mulai bermunculan, membawa organisasi ini ke arah yang lebih dinamis dan inovatif. Perjalanan ini tentu tidak selalu mulus. Ada tantangan, ada hambatan, dan ada saat-saat di mana langkah terasa berat. Namun, semangat untuk terus belajar, berkolaborasi, dan berkembang tetap menyala,
“Harapan yang tertanam dalam perjalanan ini tetap hidup. Semoga CSSMoRA UNUSIA terus berkembang, tetap solid, dan menginspirasi generasi berikutnya untuk berani bermimpi, bergerak, dan berbuat lebih besar lagi.” ujar Aden, Demisioner ketua Umum pertama CSSMoRA UNUSIA, dalam wawancara Januari 2025.
CSSMoRA UNUSIA hingga saat ini baru mengalami tiga kali pergantian ketua. Berikut nama-nama ketua umum CSSMoRA UNUSIA :
- Riski Dwi Koestanto Periode 2022-2023
- Gufron Ihsan Periode 2023-2024
- Ahmad Rubayu Periode 2024-2025
Dan telah memiliki empat Departemen dalam struktur kepengurusannya, ialah Departemen Sumber Daya Manusia (PSDM), Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Msyarakat (P3M), Departemen Pengembangan Sumber Daya Ekonomi (PSDE), serta Departemen Komunikasi dan Informasi (KOMINFO).
***
VISI MISI CSSMoRA UNUSIA
Visi
“Menjadikan CSSMoRA UNUSIA sebagai organisasi inovatif dan unggul dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pembinaan kader, serta kolaborasi yang berkelanjutan dan inovatif”
Misi
- Program kerja Internal: Menciptakan program kerja yang kreatif dan terukur untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi serta memperkuat semangat kekeluargaan. Meningkatkan partisipasi aktif anggota dalam setiap kegiatan dan program yang diadakan menyediakan lingkungan kerja yang inklusif dan suportif agar setiap anggota dapat berkontribusi secara optimal.
- Pengembangan kader berkualitas: Merancang pelatihan kaderisasi serta workshop yang berfokus pada pengembangan keterampilan bahasa dan pengetahuan akademik serta penulisan karya ilmiah. Mendorong anggota untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan guna memperluas pengalaman dan jaringan mereka.
- Pembangunan relasi eksternal: Membangun kemitraan strategis dengan berbagai organisasi lain. Menyelenggarakan kegiatan bersama dengan pihak eksternal untuk memperluas jaringan dan meningkatkan visibilitas organisasi. Berkontribusi dalam kegiatan sosial dan komunitas untuk membangun reputasi positif dan memperkuat hubungan dengan masyarakat luas.
CSSMoRA UNUSIA sendiri memiliki ciri khas yang terletak dalam kaderisasi, yaitu materi ke-NU(Nahdlatul Ulama)-an yang tidak boleh diganti ataupun dihilangkan sebab menjadi identitas CSSMoRA UNUSIA sebagai santri, terlebih kampus Nahdlatul Ulama.
Adapun berikut rencana dan harapan CSSMoRA UNUSIA :
- Rencana: Segala hal yang sudah tercapai tentu hanyalah manifestasi dari besarnya mimpi dan harapan, rencananya CSSMoRA UNUSIA akan terus bergerak, inovatif serta unggul, terlebih dalam pengembangan SDM, pengembangan kader serta kolaborasi berkelanjutan.
- Harapan: CSSMoRA UNUSIA dapat terus menjaga eksistensinya, berkontribusi baik kepada internal maupun eksternal, serta bisa menjadi wadah yang tidak hanya memberikan rasa kekeluargaan tetapi juga profesional dalam tindakan.
Disusun Oleh,
Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) 2024-2025